Kebijakan Operator 2014 Ancam Pemain Server Pulsa

Kebijakan Operator 2014 Ancam Pemain Server Pulsa

Server pulsa adalah salah satu elemen di dalam rantai distribusi pulsa dari operator pada konsumen, di mana server meliputi mesin yang mentop-up pulsa elektrik berbasis teknologi chip multi-operator.

Sayang, sejak kemunculannya, keberadaan server pulsa ternyata tidak disambut terlalu baik oleh operator, sang penggawa bisnis selular.

Hal itu ditunjukkan dengan inisiatif sejumlah operator besar yang menerapkan kebijakan baru. Hard cluster namanya. Apa itu hard cluster? Kenapa kebijakan tersebut muncul?

Asosiasi Server Pulsa Indonesia (Aspindo), yang merupakan organisasi nirlaba yang terdiri dari para pengusaha server pulsa di Indonesia, geleng kepala. Mereka tidak tahu-menahu tentang kebijakan tersebut. Pasalnya, para anggota Aspindo tidak disosialisasikan tentang kebijakan tersebut.

Yang di pahami, kebijakan hard cluster hanya memperbolehkan penjualan pulsa di suatu wilayah tertentu saja. Misalnya, distribusi pulsa untuk Jawa Barat hanya boleh dijual di Jawa Barat. Jika ditop-up ke nomor di luar wilayah tersebut, maka pengisian pulsanya gagal dan tidak akan terisi," kata Dwi Lesmana, ketua umum Aspindo.

"Teknologi mereka cukup canggih. BTS-BTS milik operator mampu mendeteksi nomor pelanggan yang akan diisi pulsanya. Jika BTS menemukenali pelanggan berada di luar area cluster, otomatis tidak akan terisi," tandasnya.

Kedengarannya sederhana. Tapi, ternyata dampak dari kebijakan ini bukan main. Jaringan server pulsa yang telah terbangun selama bertahun tahun dan melibatkan sekitar 10-30 juta orang di Indonesia akan punah. "Jika hard cluster diberlakukan, chip-chip yang ada di server pulsa otomatis tidak ada gunanya lagi. Sementara bisnis server kan multi-cluster," ujar Dwi.
"Padahal, teknologi chip multi-operator dan multi-cluster lah yang membuat bisnis server pulsa tumbuh. Pulsa bisa ditop-up di mana saja. Bahkan dengan ini bisnis pulsa bisa menjangkau pelanggan secara nasional," imbuhnya.

"Kami cukup beriklan di koran, website, dan sebagainya. Mereka dapat berjualan pulsa dengan satu ponsel yang terkoneksi dengan server pulsa. Jadi, tidak terbatas menjual pulsa di wilayah tempat kita tinggal saja,"  tukasnya.